Tarekat

June 12, 2011

Salasilah Ahmadiah Idrisiah

Download Full Image Click Here
May 1, 2009

Salasilah Naqsyabandiah Haqqani

1. Nabi Muhammad ibn Abd Allah, Salla Allahu `alayhi wa alihi wa sallam 2. Abu Bakr as-Siddiq, radiya-l-Lahu`anh 3. Salman al-Farsi, radiya-l-Lahu`anh 4. Qassim ibn Muhammad ibn Abu Bakr 5. Jafar as-Sadiq, alayhi-s-salam 6. Tayfur Abu Yazid al-Bistami, radiya-l-Lahu canh 7. Abul Hassan Ali al-Kharqani, qaddasa-l-Lahu sirrah 8. Abu Ali al-Farmadi, qaddasa-l-Lahu sirrah 9. Abu Yaqub Yusuf al-Hamadani, qaddasa-l-Lahu sirrah 10. Abul Abbas, al-Khidr, alayhi-s-salam 11. Abdul Khaliq al-Ghujdawani, qaddasa-l-Lahu sirrah 12. Arif ar-Riwakri, qaddasa-l-Lahu sirrah 13. Khwaja Mahmoud al-Anjir al-Faghnawi, qaddasa-l-Lahu sirrah 14. Ali ar-Ramitani, qaddasa-l-Lahu sirrah 15. Muhammad Baba as-Samasi, qaddasa-l-Lahu sirrah 16. as-Sayyid Amir Kulal, qaddasa-l-Lahu sirrah […]
March 5, 2009

Tarekat Awam Dan Tarekat Khas

Tarekat Awam Dan Tarekat Khas Dalam wancana Syadziliyah ada tahap dimana, para penempuh jalan Sufi melakukan melalui dua cara: Cara pertama melalui cara yang ditempuh khalayak awam (umum) dan ada pula yang ditempuh oleh khalayak khusus (Khas). Pandangan awam mahupun Khas di sini, tidak bersifat sosiologi mahupun intelektual. Tetapi bersifat spiritual. Penentuan seseorang melalui sistem Awam atau pun Khas, hanyalah bentuk penempuhan itu sendiri. Sebagaimana dalam Al-Qur’an ada istilah al-Muhibbin dan Al-Mahbubin, ada ash-Shiddiqin dan ada pula ash-Shadiqin. Konteks lain dari istilah Sufi, ada proses yang bersifat Al-Murid ada juga dengan proses Al-Murad. Jadi kategori di atas hanyalah kategori proses […]
March 5, 2009

Tarekat Qodiriyah

Sekilas Tarekat Qodiriyah Tumbuhnya tarekat dalam Islam sesungguhnya bersamaan dengan kelahiran agama Islam itu sendiri, yaitu sejak Nabi Muhammad saw diutus menjadi Rasul. Fakta sejarah menunjukkan bahawa peribadi Nabi Muhammad saw sebelum diangkat menjadi Rasul telah berulang kali melakukan tahannus dan khalwat di Gua Hira’ di samping untuk mengasingkan diri dari masyarakat Makkah yang sedang mabuk mengikuti hawa nafsu keduniaan. Tahhanus dan Khalwat nabi adalah untuk mencari ketenangan jiwa dan kebersihan hati dalam menempuh permasalahan dunia yang kompleks tersebut. Proses khalwat nabi yang kemudian disebut tarekat tersebut sekaligus diajarkannya kepada Sayyidina Ali ra. sebagai cucunya. Dan dari situlah kemudian Ali […]
March 5, 2009

Zikir in Naqsyabandiyah order

Zikir in Naqsyabandiyah orderSilent Part, counting with stones: Shahada 3 times; astaghfirullah 70 times; Shaykh recites the du’a: “Allahuma Ya Musabbib al-Asbab, Ya Mufattih al-Abwaab, Ya Muqallib al-quloobi wal-absaar, Ya Daleel al-mutahayyireen, Ya Ghiyath al-mustaghatheen, Ya Hayyu, Ya Qayyum, Ya Dhul-Jalali wa-l-Ikram! Wa ufawwidu amri il-Allah, inn-Allaha baseerun bil-cibad.” Rabitat ash-sharif, connect your heart to the heart of the Shaykh, from him to the heart of the Prophet (s), the Prophet (s) will connect you to the Divine Presence; Fatiha 7 times; Salawat – prayer on Prophet (s) 100 times; Surat al-Inshirah 79 times; Surat al-Ikhlas 1001 times; Fatiha 7 […]
March 5, 2009

Naqsabandiah Al-Kholidiah

Tariqa Naqsabandiah Al-KholidiahMarkas : Kg. Melayu Sri Kundang, Kundang, Selangor Darul Ehsan INILAH SALASILAH TARIQAT NAQSYABANDIYAH YANG TURUN DARI BABUSSALAM TANJUNG PURA (LANGKAT), SUMATERA UTARA INDONESIA. Saidina Jibril Saidul Mursalin Saidina Muhammad s.a.w. Saidina Abu Bakar as-Siddiq Sheikh Salman Farisi Sheikh Qasim b Muhammad bin Abu Bakar as-Siddiq Sheikh Jaafar Siddiq Sheikh Abu Yazid Thoifur Bistami Sheikh Abu Hassan Khorqoni Sheikh Abi Ali Farmidi Sheikh Abu Yaqub Yusuf Hamadani Sheikh Abdul Khalik Ghujdawani Sheikh Arif Riyukuri Sheikh Mahmud al Anjari Faghnawi. Sheikh Azizan Ali Ramaitani Sheikh Muhammad Babus Samasi Sheikh Sayyid Amir Kullaal Sheikh Bahaudin Shah Naqsyabandi Sheikh Muhammad Alauddin […]
March 5, 2009

Chisytiyyah

Chisytiyyah Pernah Bertemu Syekh Abdul Qadir Jilani INDIA, negara jajahan Inggeris ini ternyata tidak saja kreatif melahirkan filem-filem yang popular di Malaysia. Tapi, juga melahirkan tarekat Chisytiyyah. Imam tarekat Chisytiyyah ini adalah Khwaja Mu’inuddin Hasan Sanjari Chisyti, ia juga dijuluki Nabi al-Hind (Nabi India), Gharib Nawaz (penyantun orang-orang miskin), Khwaja-I-khwajagan (imam segala imam), Khwaja-I-Buzurg (Imam Agung), Atha’ al Rasul (Pemberian Nabi), dan Khwaja-I-Ajmeri (wali dari Ajmer). Chisyti lahir pada 1142 M atau sebagian ahli tarekat menyebutkan tahun 1136 M di Sanjar, sebuah kota di Sistan, pinggiran Khurasan, dan masa mudanya dihabiskan di Sanjar, India. Ia murid dari dan pengganti Khwaja […]
March 5, 2009

Asas Tareqat 6(Usuluddin)

Usuluddin: Sebelum dan sesudah bertareqah oleh Fakir Amal Perlunya belajar Ilmu Usuluddin terlebih dahulu sebelum memperdalamkan ilmu Tariqat dan Ilmu Haqiqat kerana di khuatiri kita akan tersasul atau tersalah dalam I’tiqad kita. Kalau I’tiqad sudah sesat segala ibadat kita akan hancur sehancur-hancurnya. Bahaya inilah yang paling dibimbangi oleh Ulama sufi dahulu kala dan zaman sekarang dan banyak kita saksikan segala macam fitnah yang berlaku di kalangan orang yang kononnya ahli tariqat atau ahli makrifat atau ahli haqiqat atau ahli wushul atau ahli irfan dan segala macam nama yang muluk-muluk lagi mencetuskan kerosakan pada ilmu Tariqat itu sendiri. Dalil Pertama:Adapun dalil […]
March 5, 2009

Asas Tareqat 5 (Pengertian Tawassul)

Pengertian Tawasul Tawasul[1] berarti perantara atau penghubung, sebagaimana Allah memiliki Ruhul Amiin, Jibril AS, untuk menyampaikan wahyu kepada Rasulullah SAW. Demikianlah pencapaian makrifat kepada Allah, yakni terungkapnya hijab dengan Allah melalui rantai-rantai wasilah, yakni perantara yang sampai kepada Rasulullah. Demikian karena si hamba dhaif lagi faqir, maka perlulah bertawassul kepada Balatentara Allah yang suci agar hajatnya mudah sampai hadhirat Allah Yang Agung lagi Suci daripada gambaran hamba yang hina. Perintah Allah Ta’ala dalam Al-Quran: “Wahai orang-orang yang beriman, taqwalah engkau kepada Allah dan carilah wasilah sebagai jalan yang mendekatkan dirimu kepadaNya dan bermujahadahlah (berjuanglah) pada jalanNya, supaya kamu mendapatkan keberuntungan”.[2] […]
March 5, 2009

Asas Tareqat 6(Pengertian)

Pengertian dan Cara Berabithah Adalah merupakan suatu pandangan umum jika kita mengatakan bahwa akal dengan pemikiran positifnya dan juga negatifnya akan mengantarkan manusia melakukan amal perbuatan selaras dengan apa yang dipikirkannya. Ketika seseorang membayangkan pikiran yang kotor/negatif, maka bayangan itu akan mengantarkannya kepada perkara yang tidak suci. Sebaliknya memantapkan suatu bayangan positif dalam alam pikirannya akan mendorongnya kepada amal perbuatan yang bermanfaat. Karena manusia adalah makhluk yang diberi cahaya akal untuk berfikir maka langkah awal adalah berfikir baru menerapkan kepada tindakan. Manakala bayangan pikiran yang tak semestinya memasuki kedalaman hati manusia, maka pikiran-pikiran negatif dan syaitani akan menyebar benih, yang […]
March 5, 2009

Asas Tareqat 4( Mereka Yang Bertawassul)

Mereka yang Bertawasul (Mutawassilun) (i) Rasulullah juga bertawasulBertawasul itu ternyata bukanlah semata-mata sebagai ilmu atau amalan yang dikembangkan oleh orang-orang yang berthariqat saja, tetapi Rasulullah SAW sendiri bertawasul, dan semua umat Islam bertawasul di dalam shalatnya (yakni ketika bertasyahud). Kenyataan ini membuktikan bahwa landasan bertawasul tidak hanya menggunakan pijakan hadits Nabi yang perjalanannya sering diragukan keberadaannya (shahih atau tidak). Bahkan kaidah keshahihan menurut jumhur Ulama mulai dipermasalahkan oleh umat Islam sekuler.Kita membaca do’a tasyahud dengan bacaan berikut: “Yaa Allah berikan limpahan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah berikan itu semua kepada Nabi Ibrahim beserta […]
March 5, 2009

Asas Tareqat 3 (Wajah Ulama)

Keutamaan memandang wajah ulama Mata yang memandang mempunyai pengaruh kuat dan berdampak signifikan terhadap aktivitas batiniyyah kita. Begitu kuatnya pengaruh itu sehingga mempengaruhi kekhusyu’an seseorang untuk beribadah kepada Allah Ta’ala. Syekh Thahir bin Saleh Al-Jazairi dalam kitabnya: Jawahirul Kalamiyah menguraikan sebuah permasalahan: ‘Bagaimana mata mempunyai pengaruh, padahal mata itu hanya termasuk bagian badan manusia yang lembut dan tidak ada hubungannya dengan sesuatu yang dilihat, dan tidak ada sesuatu yang keluar dari mata itu yang berhubungan dengan sesuatu yang dilihat?’ Maka dijawab bahwa tidak ada yang menghalangi jika sesuatu yang lembut itu mempunyai pengaruh yang kuat, dan tidak diisyaratkan bahwa adanya […]
March 5, 2009

Asas Tareqat 2 (Mursyid)

Setiap Mursyid yang ada pada thariqat di manapun juga dapat dijadikan sandaran untuk berabithah, namun yang lebih utama adalah mempunyai kriteria atau ciri-ciri seperti yang diisyaratkan Al-Quran dan Al-Hadits, yakni: 1.       Adanya istikhlaf, pemandatan kekhalifahan (kepemimpinan) secara pemilihan melalui proses Ilahiyah, bukan berdasarkan proses demokrasi, yakni pengangkatan dari seluruh jama’ah. Tegasnya, kebijakan dari Atas ke bawah, bukan dari bawah ke atas. Prosesnya menyerupai seorang Presiden diangkat oleh Gabenor dengan Timpalan Presiden. Pengangkatan kepemimpinan yang didasari kehendak manusia mempunyai segudang kelemahan, dan penggunaan suara terbanyak dalam menentukan suatu kepemimpinan tidak bisa menjamin datangnya rahmat dan keridhaan Allah, sebab nilai-nilai kebenaran bukanlah […]
March 5, 2009

Asas tareqat 1

Peri pentingnya memahami peranan dan pengertian salasilah sebelum dan sesudah menghayati sesuatu Tareqah oleh Fakir Amal Bila di sebut Tariqat maka Mursyid adalah perkara yang amat mustahak. Tariqat ialah perjalanan menuju Allah Ta’ala manakala mursyid lah yang memimpinnya ke arah tujuannya itu. Kalau Tariqat di ibaratkan sebagai sampan manakala Mursyid pula di ibaratkan sebagai nakhodanya yang memimpin haluan sampan tersebut. Kedudukan Mursyid di dalam sesebuah jamaah tariqat tidak keterlaluan faqir katakan adalah ibarat nyawa bagi sebuah jasad. Tidak hairanlah ada ahli sufi yang berpendapat : “Rahsianya(intipati perjalanan tariqat) itu adalah pada masya’ih bukannya pada zikir”. Dan berkata Syeikh Tajaldin Naqsyabandi […]
March 5, 2009

Alawiyyah

Alawiyyah Tarekat Alawiyyah berbeza dengan tarekat sufi lain pada umumnya. Perbezaan itu, misalnya, terletak dari praktiknya yang tidak menekankan segi-segi riyadah (olahan rohani) dan kezuhudan, melainkan lebih menekankan pada amal, akhlak, dan beberapa wirid serta zikir ringan. Sehingga wirid dan zikir ini dapat dengan mudah dipraktikkan oleh siapa saja meskipun tanpa dibimbing oleh seorang mursyid. Ada dua wirid yang diajarkannya, yakni Wirid Al-Lathif dan Ratib Al-Haddad. Juga dapat dikatakan, bahwa tarekat ini merupakan jalan tengah antara Tarekat Syadziliyah [yang menekankan riyadah qulub (olahan hati) dan batiniah] dan Tarekat Al-Ghazaliyah [yang menekankan riyadah al-‘abdan (olah fisik)]. Tarekat Alawiyyah merupakan salah satu […]
March 5, 2009

Risalah Musamah bil Qawaid

Risalah Musamah bil Qawaid daripadaTuan Shaykh Ahmad bin Idris Ini adalah Risalah Musamah bil Qawaid daripada Saiyyidil Arifin Qutbul Muhaqiqin Saidi Ahmad bin Idris -Bermula- Adapun bekalan yang lengkap, kata-kata yang masin, atau senjata yang sakti dalam pengembaraan di jalan Allah, untuk seorang yang akal yang mahu menyelamatkan dirinya da segala rupa kebinasaan dan mahu pula supaya Allah rnemasukkan dirinya dalam kumpulan “Al Muqarrabin” dalam segala urusan amalan hidupnya apabila dia mahu melakukan atau bercakap sesuatu hendaklah dia memahami serta mematuhi prinsip-prinsip ini. Pertama: Hendaklah a menganggapkan dirinya berada di hadapan Allah Subhanahu Wataala yang akan bertanya kepadanya mengenai perkara […]
March 5, 2009

Muhammad Said Al Linggi

Muhammad Said Al Linggi Artikel Pertama: SYAIKH MUHAMMAD SAID LINGGI (1875 -1926) Oleh : Ismail Che Daud Pada tahun 1905, masyarakat Melayu Kelantan menjadi gempar dengan sebab “telah jatuh di dalam negeri sahaya satu pekerjaan yang pelik. tiada pernah jatuh lagi dahulunya iaitu datang seorang nama Haji Encik Sa’id bin Haji Jamaluddin Linggi ke Kelantan mengajarkan ilmu tariqat Ahmadiyah.” Demikianlah, antara salinan isi warkah pertanyaan daripada Raja Kelantan, bertarikh 14 Ramadhan 1323 (bersamaan 12 November 1905) yang diutus “kepada orang tua sahaya, Wan Ahmad bin Haji Wan Din Patani, seorang tokoh ulama’ besar Alam Melayu yang menetap di kota Makkah. […]
March 5, 2009

Negeri Sembilan

Ahmadiah Negeri Sembilan Qutubul Rais Sultanus salatin- Sidi Ahmad Idris Qutubul Samadani _Sidi Sheikh Ibrahim Rashid Qutubul Rawi- Sidi Muhammad Dandarawi Qutubul Kabiir- Sidi Shiekh Said AlLinggi. Kerabat Syeikh Haji Mohd Said Al Linggi Sheikh Haji Jamaludin Haji Idris ( 1814- 1887 ) Dalam tahun hijrah 1231 bersamaan tahun masihi 1814, lahirlah seorang anak lelaki yang kemudiannya terkenal dengan nama Tuan Sheikh Haji Jamaludin Haji Idris bin Haji Mokmin bin Nakhoda. Sesetengah orang memanggilnya Sheikh Indin, nasab keturunan sebelah bapanya sampai kepada Daeng Kemboja anak Raja Bugis yang bermukim di Linggi ( sebelum itu dikenali Kuala Penagim). Dijangkakan Daeng Kemboja […]
March 5, 2009

Bukit Abal Kelantan

Ahmadiah Bukit Abal Kelantan S. Ahmad Idis S. Ibrahim Rashid S .Muhammad Dandarawi S. Muhammad AlAzahari TUAN TABAL(Haji Abdul Samad b. Mohd. Saleh al-Kalantani) – PENYEBAR THARIQAT AHMADIYAH PERTAMA DI NUSANTARA Hubungan Syeikh Wan Ali bin Abdur Rahman al-Kalantani dengan Tuan Tabal yang diriwayatkan sebagai saudara ipar dalam Ruangan Agama, Utusan Malaysia, Isnin, 13 September 2004/28 Rejab 1425H, masih dirasakan perlu diberi keterangan lanjut. Oleh itu pada terbitan kali ini dipilih judul mengenai ulama yang berasal dari Tabal itu. Nama sebenarnya ialah Haji Abdus Shamad bin Muhammad Saleh Tabal al-Fathani al-Kalantani. Sebelum bergelar Tuan Tabal beliau juga pernah digelar Tuan […]